BERITASUKABUMI.ID – Sebuah kilowatt-hour (kWh) listrik yang menempel di bangunan UPTD Puskesmas Cicurug hangus terbakar diduga akibat adanya korsleting listrik, Jumat (31/03/23) sekitar pukul 10.40 WIB.
Hardi selaku Terapis Gigi Puskesmas Cicurug menuturkan, awalnya ketika ia sedang jaga di poli gigi terdengar ada bunyi letusan dan mati lampu. Ketika dicek, dirinya melihat kobaran api di kWh dan para pasien teriak-teriak berlarian keluar.
“Iya ada kobaran api di kWh listrik, spontan saya juga ikut teriak dan bergegas mengevakuasi para pasien dengan menggunakan jalur evakuasi,” ujarnya kepada beritasukabumi.id.
“Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, hanya pelayanan Puskesmas sempat terhenti,” pungkasnya.
Sementara itu, Wakil Komandan Peleton (Wadanton) Posko Wilayah III Damkar Kecamatan Cicurug, Dicky Harudin mengatakan, diketahui adanya kebakaran kWh listrik di Puskesmas Cicurug setelah mendapat laporan dari pihak yang bersangkutan, lalu ia bersama tim bergegas menuju lokasi.
“Iya, tindakan pertama yang dilakukan karena ini berkaitan dengan listrik, maka kami gunakan penyemprotan awal dengan Alat Pemadam Api Ringan (APAR),” ujarnya.
Lanjutnya, karena sudah beberapa APAR digunakan, namun api tidak bisa dipadamkan karena arus listrik terus menyala akhirnya ia menerjunkan satu unit mobil pemadam kebakaran.
“Alhamdulillah, sekitar pukul 10.51 WIB akhirnya api bisa dipadamkan,” pungkasnya.
Di tempat yang sama, Petugas Lapangan PLN Cicurug, Asep Sutirjo (Ajo) mengatakan, kejadian korsleting kWh listrik tersebut diduga akibat adanya terminal yang kendor, sehingga adanya percikan api yang membakar kabel tersebut.
“Kalau dari adanya beban daya yang tidak seimbang mungkin ini sudah cukup kapasitasnya, hanya saja ada yang kendor dari sambungan atau terminalnya,” ujar Ajo.
Menurutnya, untuk sementara menunggu perbaikan dari pihak PLN maka pihak Puskesmas Cicurug menggunakan genset untuk menyalakan listriknya.
“Iya, sambil menunggu perbaikan kita gunakan genset terlebih dahulu,” pungkasnya.
Reporter: Usep Suherman
Redaktur: Herwanto





