BERITASUKABUMI.ID – Kisah pilu dialami seorang remaja berinisial MRM (17) Warga Kampung Sasakdua RT 05/07, Desa Mekarsari, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi yang tak mampu bayar tunggakan sekolah hingga sulit mendapatkan ijazah.
MRM menyebut, bapaknya hanya kerja serabutan dan ibunya kuli membuat cangkang ketupat, sehingga tak mampu membayar tunggakan sekolah sebesar Rp 2.100.000,-.
“Iya bapak saya hanya kerja serabutan, itu juga kalau pas lagi ada kerjaan. Ya kalau gak ada kerjaan paling ikut bantuin ibu saya bikin cangkang ketupat. Jangankan untuk membayar tunggakan sekolah untuk makan sehari-hari juga susah,” keluhnya kepada beritasukabumi.id, Rabu (12/06/24).
Lanjutnya, ia berkeinginan sekali mendapatkan ijazah ataupun legalisirnya supaya bisa bekerja untuk membantu biaya sehari-hari orang tuanya dan adik-adiknya.
“Ya kalau tunggakan ke sekolah harus dibayar, tolong berikan kami kebijakan agar bisa bekerja dulu, nanti ketika saya sudah bekerja akan melunasi tunggakan itu semua,” bebernya.
“Tapi apa daya, ibu saya sudah berusaha dan tidak ada hasil, ke siapa lagi saya harus minta tolong. Ya sekarang diam di rumah saja belum ada aktivitas, ada lowongan pekerjaan juga harus melamar pakai ijazah,” pungkasnya. (Red)




