Berita Sukabumi
No Result
View All Result
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Ekonomi & Bisnis
  • Politik
  • Pendidikan
  • Jelajah
  • Nasional
  • Sukabumi
  • Ragam
  • Pemerintahan
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Ekonomi & Bisnis
  • Politik
  • Pendidikan
  • Jelajah
  • Nasional
  • Sukabumi
  • Ragam
  • Pemerintahan
  • Olahraga
No Result
View All Result
Berita Sukabumi
No Result
View All Result
Home Sukabumi

Kemacetan Kronis di Jalan Nasional Sukabumi-Bogor: Dampak Jam Pulang Karyawan Pabrik Garment di Cicurug Menjadi Keluhan Warga

by admin
Mei 29, 2026
in Sukabumi
0 0
Kemacetan Kronis di Jalan Nasional Sukabumi-Bogor: Dampak Jam Pulang Karyawan Pabrik Garment di Cicurug Menjadi Keluhan Warga
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

BERITASUKABUMI.ID – Ruas Jalan Nasional Sukabumi-Bogor tepatnya di Kampung Pajagan, Desa Benda, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, menjadi sorotan sejumlah pengguna jalan. Kemacetan parah yang terjadi secara rutin setiap sore, bertepatan dengan jam pulang kerja karyawan PT YJG, telah lama dikeluhkan dan dianggap mengganggu kelancaran lalu lintas serta aktivitas masyarakat sekitar.

Sejak bertahun-tahun lalu, fenomena kemacetan ini sudah menjadi pemandangan biasa di ruas jalan utama tersebut. Berdasarkan keluhan sejumlah pengendara yang kerap melintas di jalur ini, kepadatan kendaraan mulai terasa signifikan saat mendekati waktu kepulangan karyawan pabrik garmen yang berlokasi di Desa Benda itu. Arus kendaraan yang tadinya berjalan lancar, tiba-tiba melambat drastis bahkan berhenti sesekali, menciptakan antrean panjang yang membentang cukup jauh.

Salah seorang pengendara, Andri (32), yang sehari-hari melintas di jalur tersebut untuk keperluan pekerjaan, mengungkapkan rasa frustrasinya. “Setiap sore jam 17.00 wib ke atas, jalur ini pasti macet parah. Padahal ini jalan nasional, jalur utama penghubung Sukabumi dan Bogor, tapi kami harus terjebak berjam-jam hanya karena banyaknya kendaraan yang keluar masuk atau menunggu karyawan pulang kerja di sekitar pabrik itu,” ujarnya, Jumat (29/05/26).

BacaJuga

Gempa Magnitudo 5,0 SR Guncang Wilayah Selatan Sukabumi, Tidak Berpotensi Tsunami

Eman Sulaeman Resmi Pimpin SMSI Sukabumi Raya, Diharapkan Perkuat Kolaborasi dengan Pemkab

Syukuran Nelayan dan HUT ke-69 Desa Ciwaru, Festival Seni Budaya Geopark Ciletuh Meriah di Pantai Palangpang

Keluhan serupa juga disampaikan oleh pengguna jalan lain. Mereka menilai bahwa kemacetan ini bukan hanya membuang waktu, tetapi juga meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas mengingat jalan nasional tersebut memiliki arus lalu lintas yang padat dengan beragam jenis kendaraan, mulai dari sepeda motor, mobil penumpang, hingga kendaraan barang besar. Selain itu, polusi udara akibat kendaraan yang berhenti-berjalan dalam waktu lama juga dirasakan mengganggu kenyamanan dan kesehatan warga sekitar.

PT YJG sendiri merupakan salah satu perusahaan besar di wilayah Kecamatan Cicurug yang mempekerjakan ribuan tenaga kerja. Jumlah karyawan yang besar ini tentu berdampak pada lonjakan volume kendaraan, baik yang dikendarai langsung oleh karyawan maupun kendaraan penjemput, pada jam-jam tertentu. Namun, hingga saat ini, belum ada solusi nyata yang diterapkan untuk mengurai kemacetan yang terjadi berulang kali tersebut.

Masyarakat berharap pihak terkait, baik Dinas Perhubungan Kabupaten Sukabumi, maupun manajemen perusahaan, dapat duduk bersama mencari jalan keluar. Usulan yang sering disampaikan antara lain pengaturan jam pulang kerja yang bertahap, pengaturan arus keluar masuk kendaraan di sekitar kawasan pabrik, hingga pengawalan lalu lintas pada jam-jam rawan kemacetan.

Hingga berita ini diturunkan, kemacetan rutin di ruas Jalan Nasional Sukabumi-Bogor pada jam pulang kerja karyawan PT YJG masih terus terjadi dan menjadi masalah yang belum terselesaikan, menanti perhatian serius dari pihak berwenang demi kenyamanan dan keselamatan bersama. (Red/Tim)

Tags: Berita SukabumiCicurugMacetPabrik Garment
Previous Post

Idul Adha 1447 H: DPC PERADI Cibadak Kabupaten Sukabumi Wujudkan Nilai Pengorbanan dan Kepedulian Lewat Penyaluran Hewan Kurban

Next Post

Secara Swadaya, Warga Cidahu Perbaiki Jalan Ciloa yang Rusak, Sambil Menunggu Program Pemerintah

Next Post
Secara Swadaya, Warga Cidahu Perbaiki Jalan Ciloa yang Rusak, Sambil Menunggu Program Pemerintah

Secara Swadaya, Warga Cidahu Perbaiki Jalan Ciloa yang Rusak, Sambil Menunggu Program Pemerintah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • MUI Cicurug Berkolaborasi dengan STAI Kharisma Sukabumi, Buka Akses Beasiswa Kuliah Tahun Akademik 2026–2027

    MUI Cicurug Berkolaborasi dengan STAI Kharisma Sukabumi, Buka Akses Beasiswa Kuliah Tahun Akademik 2026–2027

  • Lengkapi Pelayanan, RS Bhakti Medicare Rilis Jadwal Praktik Dokter Selasa 12 Mei 2026

  • Bupati Hadiri Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional ke 30 Tingkat Kabupaten Sukabumi

  • Raih Opini WTP ke 11 dari BPK RI, Bupati: Hasil Kerja Keras dan Sinergitas Jajaran Pemkab Sukabumi

  • Ini 10 Pondok Pesantren Terfavorit di Sukabumi, Cek Nama dan Lokasinya

Berita Sukabumi

© 2022 | Beritasukabumi.id

  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Ekonomi & Bisnis
  • Politik
  • Pendidikan
  • Jelajah
  • Nasional
  • Sukabumi
  • Ragam
  • Pemerintahan
  • Olahraga

© 2022 | Beritasukabumi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In