Berita Sukabumi
No Result
View All Result
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Ekonomi & Bisnis
  • Politik
  • Pendidikan
  • Jelajah
  • Nasional
  • Sukabumi
  • Ragam
  • Pemerintahan
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Ekonomi & Bisnis
  • Politik
  • Pendidikan
  • Jelajah
  • Nasional
  • Sukabumi
  • Ragam
  • Pemerintahan
  • Olahraga
No Result
View All Result
Berita Sukabumi
No Result
View All Result
Home Peristiwa

Diduga Kecelakaan Kerja, Seorang Pegawai PT Indolakto C2 Meninggal Dunia

by admin
Juli 15, 2023
in Peristiwa
0 0
Diduga Kecelakaan Kerja, Seorang Pegawai PT Indolakto C2 Meninggal Dunia
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

BERITASUKABUMI.ID – RH (28) warga Kampung Ciutara RT 21/08 Desa Pondokkaso Landeuh, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, meninggal dunia diduga akibat kecelakaan kerja di PT Indolakto C2 yang berlokasi di Desa Pasawahan, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (15/07/23).

Berdasarkan informasi, RH merupakan karyawan PT ISS yang dipekerjakan di PT Indolakto C2 bagian packer produksi.

Kapolsek Cicurug, Kompol Parlan melalui Panit 2 Reskrim Polsek Cicurug, Aiptu Andi Sukanda membenarkan adanya kejadian kecelakaan kerja di PT Indolakto C2 yang mengakibatkan salah satu pegawainya meninggal dunia.

BacaJuga

Longsor Tutup KM 72 Tol Parungkuda, Lalu Lintas Dialihkan ke Exit Cigombong

Terkait 13 Peristiwa Bencana di Desa Cisaat Belum Tertangani, Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Angkat Bicara

13 Peristiwa di Desa Cisaat Belum Ditangani, Kades: Sudah Laporkan ke BPBD

“Iya benar adanya kecelakaan kerja di perusahaan tersebut, tadi pada pukul 09.00 WIB kami sudah melakukan cek TKP,” ujarnya kepada beritasukabumi.id.

Berdasarkan informasi dan keterangan dari saksi, Heri Sumantri jabatan sebagai EHS Officer menjelaskan kepada Andi bahwa berdasarkan rekaman CCTV sekitar pukul 05.54 WIB alarm robotic palletizer menyala karena adanya problem, akibatnya palet kosong yang seharusnya diposisikan otomatis tidak terjadi sehingga robot terhenti.

“Pada pukul 05.57 WIB korban berinisiatif untuk memposisikan palet kosong secara manual dengan masuk ke area robotic palletizer melalui celah bawah conveyor dan naik ke atas jalur palet. Namun ketika palet diposisikan sistem robotic secara otomatis membaca keberadaan palet dan robot langsung beroperasi dan menyimpan produk di atas palet,” ungkapnya.

Ketika mesin mulai beroperasi akan tetapi kepala korban masih berada di atas palet, sehingga tertimpa produk yang dipegang oleh robot tersebut, hingga menimpa korban dan kemudian robot secara otomatis mati kembali.

“Seharusnya korban apabila ada kendala pada mesin memberitahukan kepada supervisor dan tidak boleh memasuki kawasan area robotic, kalau mau memasuki harus melalui pintu utama agar semua mesin mati secara otomatis,” kata dia.

Sedangkan menurut keterangan saksi, Moga (34) mengatakan, sekitar pukul 06.06 WIB sewaktu ia bertugas sebagai supervisor produksi di perusahaan tersebut dirinya mengetahui alarm area robotic line 3 menyala, lalu ia mengeceknya dan ternyata karyawan bagian helper-nya RH (28) tidak ada di lokasi.

“Kemudian Moga mengecek ke dalam area dan terlihat RH berada di area palet, kemudian ia masuk melalui pintu utama, kemudian menolong RH bersama karyawan lain,” bebernya.

Selanjutnya, Moga bersama rekannya membawa korban (RH) ke RS Bhakti Medicare dengan menggunakan sepeda motor, namun nahas korban sudah meninggal dunia.

“Iya, diduga korban sudah meninggal dunia ketika sedang dibawa ke RS BMC,” kata dia.

Selanjutnya, korban di bawa ke rumah duka di Kampung Benteng RT 07/04 Desa Kutajaya, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi untuk di makamkan di sana.

“Saat kami ke rumah duka, korban sudah dimandikan dan sudah bungkus kain kafan kemudian kami sarankan kepada keluarga korban agar dilakukan otopsi, akan tetapi dari pihak keluarga korban menolaknya, kemudian kami lanjutkan mengecek ke area Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk melakukan pemasangan Police Line guna penyelidikan lebih lanjut,” tutup Andi

Hingga berita ini diterbitkan, pihak perusahaan belum memberikan keterangan apapun terkait adanya peristiwa tersebut, padahal tim beritasukabumi.id sudah berupaya untuk meminta keterangan dengan mendatangi pabrik.

 

Reporter: Usep Suherman
Redaktur: Yanto

Tags: Kecamatan CicurugKecelakaan KerjaPerusahaanPolsek CicurugPT Indolakto C2PT ISSsukabumi
Previous Post

Bhabinkamtibmas Desa Nanggerang Adakan Kegiatan Pengisian Materi Mosba Tahun 2023 di Ponpes Al-Amin

Next Post

Korban Kecelakaan Kerja di PT Indolakto (C2) Tinggalkan Seorang Istri dan Anak Masih Kecil

Next Post
Korban Kecelakaan Kerja di PT Indolakto (C2) Tinggalkan Seorang Istri dan Anak Masih Kecil

Korban Kecelakaan Kerja di PT Indolakto (C2) Tinggalkan Seorang Istri dan Anak Masih Kecil

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Surat Edaran Dinas Pendidikan Sukabumi: Aturan Ketat Penyelenggaraan Studi Wisata dan Outing Class Tahun 2026

    Surat Edaran Dinas Pendidikan Sukabumi: Aturan Ketat Penyelenggaraan Studi Wisata dan Outing Class Tahun 2026

  • Program MBG dari SPPG Leti Tenjoayu 02: Sajikan Makanan Lezat dan Bergizi untuk 2.163 Penerima di Sukabumi

  • Ditanya Soal Kelengkapan Halal dan HACCP Dapur MBG, Koordinator SPPG Cicurug Akui Data Belum Tercatat

  • Waduh! Dua dari 18 Dapur MBG di Cicurug Belum Miliki SLHS, Status Operasional Dipertanyakan

  • Pengobatan Alat Vital H. Abdul Azis di Bekasi Terbukti Ampuh!!

Berita Sukabumi

© 2022 | Beritasukabumi.id

  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Ekonomi & Bisnis
  • Politik
  • Pendidikan
  • Jelajah
  • Nasional
  • Sukabumi
  • Ragam
  • Pemerintahan
  • Olahraga

© 2022 | Beritasukabumi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In