BERITASUKABUMI.ID – Kupon bulan dana Palang Merah Indonesia (PMI) banyak tersebar di sekolahan Madrasah Ibtidaiyah (MI) yang berada di wilayah Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi.
Berdasarkan investigasi yang berhasil dihimpun beritasukabumi.id di lapangan, tercantum dalam kupon bulan dana PMI tersebut pungutannya sebesar Rp2 ribu dan sudah tersebar di siswa-siswi MI Tugu dan MI Nanggerang.
Pengurus PMI Kecamatan Cicurug, Wawang mengatakan, bahwa dirinya tidak mengetahui adanya kupon tersebut yang beredar di wilayah Kecamatan Cicurug.
“Untuk bulan dana PMI rencana sudah ada dari tahun kebelakang, kami sebagai pengurus kecamatan sudah diinfokan tapi untuk realiasasi kupon diedarkan di wilayah kecamatan kami belum diberi tahu,” ujarnya, Jumat (02/05/25).
Menurut Wawang, sebetulnya mekanisme pendistribusian kupon bulan dana yang berperan pengurus tingkat kecamatan sesuai ke wilayahan dan itupun sebelum bergerak harus izin dulu kepala wilayah yaitu Camat.
“Nanti Pak camat menguatkan ke pengurus untuk dilaksanakan dan harusnya pengurus diundang dulu di kabupaten untuk arahan bulan dana sekaligus penyerahan berita acara kupon tersebut, kan ini menyangkut uang ya pak, jadi harus jelas begitu pak,” kata dia.
“Saya tegaskan kalau ada yang beredar tanpa sepengetahuan pengurus PMI kecamatan harus dipertanyakan karena kita organisasinya jelas ada plang PMI di setiap kecamatan begitu pak,” bebernya.
Sementara itu, Waketu Bidang Penggalangan Dana, Pengembangan Unit Usaha dan Kemitraan Strategis di PMI Kabupaten Sukabumi, Bayuaji Zaenal menjelaskan, rencana bulan Mei ini pihaknya akan mengundang seluruh PMI Kecamatan ke PMI Kabupaten untuk melakukan konsolidasi serta strategi penyebaran kupon.
“Target PMI Kabupaten itu sasarannya, Dinas Pendidikan dan Kemenag. Sehingga subjek nya ada di seluruh sekolah yang berada dibawah Dinas Pendidikan dan Kemenag,” ujarnya.
Lanjutnya, sedangkan PMI Kecamatan nanti ada target serta sasaran tersendiri diluar Dinas Pendidikan dan Kemenag.
“Insya Allah untuk PMI Kecamatan, kita ada agenda tersendiri, untuk target dan sasarannya. Target dan sasaran PMI Kabupaten hanya sampai lingkup guru dan siswa yang berada dibawah naungan Dinas Pendidikan Kabupaten dan Kemenag saja,” tegasnya.
Ia menjelaskan, dari hasil uang tersebut nantinya untuk mendukung kegiatan kemanusiaan, serta program kerja PMI secara umum, termasuk di dalamnya ada pelayanan transfusi darah, penangangan bencana, pelatihan kepalang merahan dan lainnya.
“Untuk PMI sepertinya umum ya kang, karena sifatnya nasional, bisa nanti di googling kaitan bulan dana tersebut,” pungkasnya. (Tim)





