BERITASUKABUMI.ID – PT Mulia Cemerlang Abadi (MCA) yang berada di Kampung Babakansari RT 04/02, Desa Benda, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi didemo ribuan buruh dan warga. Pasalnya, mereka menuntut karena adanya pemutusan kontrak kerja karyawan di lingkungan yang tidak sesuai dengan kesepakatan.
Koordinator Aksi, Handi Oji (40) mengatakan, ada dua tuntutan warga masyarakat terkait demo hari ini, yaitu yang pertama karyawan dari warga lingkungan agar tetap bekerja selama perusahaan menjalankan aktivitas produksi dan yang kedua pemanggilan kembali bagi karyawan lingkungan yang mendapat pemutusan kerja secara berangsur agar diterima dan pekerjakan kembali di perusahaan.
“Demo ini akibat adanya pemangkasan karyawan lingkungan setiap bulannya yang seharusnya dipertahankan oleh perusahaan. Karena, sudah adanya Mou yaitu 60 persen untuk karyawan lingkungan dan 40 persen untuk karyawan di luar lingkungan,” ujarnya kepada beritasukabumi.id, Senin (31/10/22).
Lanjutnya, kesepakatan ini tidak dilaksanakan. Bahkan bulan Agustus kemarin pihaknya sepakat bahwa untuk karyawan lingkungan aman kontraknya sampai bulan Desember.
“Tetapi untuk bulan Agustus saja 14 orang karyawan dari warga yang diputus kontraknya, adapun untuk bulan September sebanyak 30 orang namun ini bisa terselamatkan karena kita melakukan aksi juga dan sekarang ada 127 orang karyawan dari warga yang akan di pangkas,” ungkapnya.
Sementara itu, salah seorang warga, Rapka (42) mengatakan, aksi demo warga yang dilakukannya ini adalah ingin menutut keadilan, karena PHK karyawan warga sekitar sejak tiga bulan ini secara besar-besaran.
“Kami bukan hanya memperjuangkan warga sekitar saja tetapi memperjuangkan hak karyawan semuanya, kenapa pabrik masih berjalan, produksi masih berjalan tetapi kenapa warga setempat baik yang mempunyai skill dan non skill diberhentikan,” keluhnya.
Lanjutnya, keberadaan PT MCA ini ada di wilayah Kampung Babakansari RT 04/02. Jadi warga masyarakat berhak menuntut keadilan dan memperjuangkan hak warga masyarakat yang telah di PHK.
“Jangan sampai orang yang diluar masih bekerja sedangkan warga yang berada di lingkungan Babakansari diberhentikan,” pungkasnya.
Hingga berita ini ditayangkan, pihak perusahaan belum memberikan keterangan apapun terkait adanya aksi demo ini. Padahal beritasukabumi.id sudah berupaya untuk mengkonfirmasinya.
Reporter: Azis/Usep
Redaktur: Herwanto





