BERITASUKABUMI.ID – Menyikapi kondisi jalan yang sempat menjadi perbincangan hangat di media sosial akibat kerusakan parah, Kepala Desa Kabandungan, Bedi langsung turun tangan memimpin kegiatan perbaikan darurat di ruas jalan Cipanas-Kabandungan pada Sabtu (7/2/2026).
Kondisi jalan yang memiliki banyak lubang dalam dan tanah labil tersebut telah menjadi sorotan publik setelah beberapa kendaraan bermuatan besar dilaporkan terjebak bahkan amblas, sehingga menghambat akses transportasi yang menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat setempat.
Sinergi Antara Pemdes dan Dinas PU Kabupaten
Meskipun secara administrasi ruas jalan tersebut berada di bawah kewenangan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Sukabumi, Kades Bedi tidak memilih untuk tinggal diam. Ia segera melakukan koordinasi intensif dengan pihak terkait untuk mencari solusi penanganan jangka pendek.
“Kami benar-benar memahami keresahan yang dirasakan warga dan pengguna jalan. Oleh karena itu, saya langsung menghubungi pihak Dinas PU Kabupaten Sukabumi untuk menyampaikan urgensi kondisi jalan ini. Alhamdulillah, hari ini material sirtu (pasir batu) telah berhasil didatangkan untuk menutupi titik-titik kerusakan yang paling krusial,” ujar Bedi di tengah kegiatan perbaikan.
Perbaikan Darurat untuk Kelancaran dan Keamanan Lalu Lintas
Kegiatan perbaikan ini melibatkan seluruh jajaran aparatur Pemdes Kabandungan serta masyarakat yang secara sukarela ikut berpartisipasi dalam gotong royong. Fokus utama pekerjaan adalah mengisi dan meratakan lubang-lubang yang sering menjadi penyebab kendaraan terjebak, menggunakan material yang disediakan oleh Dinas PU.
– Sifat Penanganan: Bersifat sementara untuk memastikan akses jalan aman dan lancar sebelum pelaksanaan perbaikan permanen.
– Tujuan: Meminimalkan risiko terjadinya kecelakaan serta kemacetan akibat kendaraan yang terjebak atau amblas.
– Koordinasi Mendatang: Pemdes Kabandungan akan terus mengawasi dan mendorong agar program pengaspalan atau perbaikan struktural dari Dinas PU dapat segera direalisasikan dalam tahun ini.
Kades Bedi juga mengimbau kepada seluruh pengguna jalan, khususnya pengemudi kendaraan bermuatan berat, untuk tetap berhati-hati selama melintas, mengingat penanganan saat ini masih bersifat darurat.
“Sambil menunggu jadwal resmi pembangunan dari Dinas PU, kami berkomitmen untuk terus memantau kondisi jalan ini secara berkala. Kegiatan perbaikan hari ini adalah bukti bahwa pemerintah desa siap hadir dan bekerja sama dengan masyarakat serta instansi terkait untuk menyelesaikan permasalahan yang dihadapi warga,” pungkasnya. (Red)





