BERITASUKABUMI.ID — Suasana apel Hari Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) di halaman Pesantren Assalam, Kecamatan Bojonggenteng, Kabupaten Sukabumi, tidak hanya diisi dengan pembahasan kesiapsiagaan bencana. Di momentum yang sama, unit pelayanan kependudukan turun tangan untuk menyelenggarakan layanan jemput bola perekaman KTP‑el pemula bagi para santri, Sabtu (24/10/26).
UPTD Dukcapil Wilayah Cicurug dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sukabumi menyelenggarakan layanan tersebut bersamaan dengan pelaksanaan apel FPRB pada Oktober 2026. Dari kegiatan itu, sebanyak 70 siswa pesantren berhasil menyelesaikan seluruh rangkaian perekaman, mulai dari pengambilan foto, pencatatan sidik jari hingga tanda tangan elektronik.
Antusiasme terpancar dari para santri yang sebagian berusia 16 hingga 17 tahun. Bagi mereka, proses perekaman yang diadakan langsung di lingkungan pesantren menjadi alternatif yang meringankan beban, tanpa harus menempuh perjalanan jauh ke kantor dinas. Pimpinan Pesantren Assalam menyambut baik kolaborasi ini, menyebutnya sebagai bentuk perhatian terhadap kebutuhan administrasi para santri.
Kehadiran layanan ini juga merupakan bagian dari program unggulan Bupati Sukabumi H. Asep Japar, yaitu Sukabumi Mubarakah, yang menekankan pentingnya pelayanan administrasi kependudukan hadir langsung di tengah masyarakat. Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Lebih dari sekadar urusan administrasi, kelengkapan dokumen kependudukan juga terkait dengan tujuan utama Forum Pengurangan Risiko Bencana. Dengan memiliki identitas resmi yang tercatat, para santri dapat lebih mudah teridentifikasi dalam sistem penanganan bencana serta berpotensi lebih cepat mendapatkan akses perlindungan sosial apabila terjadi musibah.
UPTD Dukcapil Wilayah Cicurug menyatakan layanan ini mengusung semangat “pelayanan cepat, mudah, gratis” sebagai bagian dari upaya mendukung visi Sukabumi Mubarakah.
Redaktur: Yanto





