BERITASUKABUMI.ID – Kepedulian menyatu dalam tindakan nyata. Para unsur Mitra Desa Kutajaya yang meliputi Bhabinkamtibmas, Babinsa, perwakilan BKKBN, Bidan Desa, Lembaga Desa, MUI, BPD dan Masyarakat bergerak bersama mengulurkan tangan bagi keluarga Tita Mulyadi (46) dan Santi Yuliana (44), warga Kampung Benteng RT 008/004, Desa Kutajaya, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi. Keluarga yang hidup dalam keterbatasan ini kini menjadi pusat perhatian, mulai dari penanganan kesehatan, kebutuhan hidup, hingga perbaikan tempat tinggal yang tak lagi layak huni.
Bripka Afif Fakhruddin, Bhabinkamtibmas Desa Kutajaya, menyampaikan bahwa keluarga yang akrab disapa Pak Entit dan Bu Santi ini memikul persoalan yang menumpuk. Selama hampir delapan tahun, Santi menderita penyakit amandel yang tak kunjung sembuh. Radang hebat membuat amandel membengkak, menyulitkannya beraktivitas sehari-hari. Pengobatan sudah dijalani, namun tanpa KIS maupun BPJS, sejumlah obat yang dibutuhkan tidak tersedia di Puskesmas, sehingga harapan kesembuhan tertunda.
Dari sisi ekonomi, kehidupan mereka pun berat. Tita bekerja serabutan, Santi menjadi tenaga penjual sayur milik orang lain. Gabungan penghasilan keduanya rata-rata hanya Rp 90.000 per hari dan bisa berhenti sama sekali jika tidak ada yang mempekerjakan. Uang itu belum cukup untuk memenuhi kebutuhan makan sekaligus biaya berobat.
Tempat tinggal mereka pun memprihatinkan. Sebuah bangunan berukuran 5×5 meter di atas tanah seluas 35 meter persegi dihuni berempat orang. Kamar tidur menyatu dengan dapur, bangunan rapuh, tanpa fasilitas layak. Kondisi ini semakin menyulitkan Santi yang memiliki keterbatasan gerak akibat penyakitnya.
Namun, di tengah segala keterbatasan, semangat mereka tak pudar. Pak Entit dan keluarga tetap bekerja jujur, tidak mengemis. Keteguhan inilah yang menggerakkan hati para Mitra Desa untuk turun langsung menggalang kepedulian.
Kebutuhan yang mendesak telah terpetakan: bantuan biaya pengobatan dan obat-obatan, kebutuhan pangan harian, perbaikan rumah, pendampingan kesehatan, serta dukungan ekonomi agar kehidupan keluarga lebih mapan.
“Insya Allah, untuk rumahnya sekarang ini sudah mulai diperbaiki dan pengobatan gratis juga sudah pernah dilakukan oleh bidan,” ujar Afif, Selasa (22/9/2026).
Langkah yang diambil Mitra Desa ini menjadi awal yang baik. Namun, perhatian dari berbagai pihak seperti pemerintah, lembaga sosial, maupun masyarakat luas masih sangat dibutuhkan agar keluarga Tita Mulyadi dapat menjalani kehidupan yang lebih sehat, aman, layak, dan bermartabat.
Sementara itu, Kepala Desa Kutajaya, Udin Suherman sangat mengapresiasi kegiatan yang dilakukan Mitranya itu, bahkan ia juga akan mengulurkan tangan untuk meringankan beban warganya.
“Iya, saya sangat mengapresiasi, kita dari pemerintah desa juga sudah terjun ke lokasi dan Insya Allah akan mengulurkan bantuan untuk mereka,” pungkasnya.
Redaktur: Yanto






