BERITASUKABUMI.ID — Gedung Islamic Center Cicurug (GICC) tampak dipenuhi suasana khidmat dan kehangatan persaudaraan pada Sabtu (8/8/2026) malam. Ratusan jamaah dan ikhwan dari berbagai penjuru memadati tempat tersebut dalam rangka Tawasul Akbar yang digelar oleh Poskab Sapujagat Cicurug. Acara ini menjadi wujud nyata penguatan iman sekaligus ikhtiar menjaga eratnya tali persaudaraan antarwarga.
Suasana kian terasa mendalam saat rangkaian acara dipimpin langsung oleh Guru Besar Sapujagat Pusat, Abuya H. Deni Anwarullah. Di bawah arahannya, doa, dzikir, dan tawasul mengalir menyatu dalam lantunan yang menyentuh hati, mengundang ketenangan dan mendekatkan seluruh hadirin kepada Allah SWT.
Hadir dalam kegiatan ini para guru cabang beserta ikhwan Sapujagat yang berasal dari empat wilayah yakni Cicurug, Cidahu, Parungkuda, hingga Ciambar. Tak hanya itu, barisan hadirin juga diisi para pimpinan dan pengurus ormas serta organisasi kepemudaan yang tergabung dalam Aliansi Cicurug Bersatu (A-Ciber), unsur Forkopimcam Cicurug, tokoh masyarakat, hingga beragam lapisan warga lainnya sebuah gambaran nyata persatuan yang menyatukan hati.
Ketua Poskab Sapujagat Cicurug, Budi Cekih atau yang akrab disapa Bucek memaparkan makna mendalam di balik terselenggaranya acara tersebut. Menurutnya, Tawasul Akbar bukan sekadar agenda keagamaan, melainkan momen berharga untuk menyatukan langkah dan menjaga eratnya hubungan antar sesama.
“Lewat tawasul ini, kami menaruh harapan agar iman dan takwa kita senantiasa bertambah tebal di hadirat Allah SWT. Ini bukan sekadar berkumpul dan memanjatkan doa bersama, melainkan juga jembatan yang memperkuat silaturahmi baik antar ikhwan Sapujagat maupun dengan seluruh elemen masyarakat yang hadir,” ungkap Bucek.
Lebih jauh ia menegaskan, semangat persaudaraan, kebersamaan, dan rasa hormat yang satu terhadap yang lain mesti terus dijaga meski suasana kehidupan terus berubah. Ikatan silaturahmi yang kuat diyakini akan melahirkan lingkungan yang damai, sejahtera, dan penuh berkah.
“Kami berharap Tawasul Akbar ini menjadi ruang persatuan yang merangkul semua kalangan. Semoga dari sini lahir ukhuwah yang kokoh dan semangat bergotong-royong dalam kebaikan terus tumbuh. Mari kita pererat ukhuwah, satukan doa, dan raih berkah dalam kebersamaan,” tutupnya dengan nada penuh harap.
Acara pun berakhir dalam suasana tertib, aman, dan penuh kekhusyukan. Semangat serta antusiasme para peserta sepanjang malam itu membuktikan bahwa momen spiritual sekaligus penguatan persaudaraan semacam ini sungguh dirindukan dan dibutuhkan masyarakat.
Reporter: Heru Saputra ~ Redaktur: Yanto




