BERITASUKABUMI.ID – Memperingati Hari Kebangkitan Nasional ke-118 yang jatuh pada 20 Mei 2026, Anggota DPR RI Heri Gunawan menyampaikan pesan penting tentang arti kebangkitan bagi bangsa Indonesia saat ini. Mengusung tema “Bangkit Bersama Wujudkan Indonesia Kuat”, ia mengajak seluruh elemen bangsa menjadikan momen ini sebagai titik tolak memperkuat persatuan, berinovasi, dan meningkatkan daya saing di kancah global.
Dalam pernyataannya, Heri Gunawan menegaskan bahwa semangat kebangkitan nasional yang dikobarkan para pendahulu harus terus hidup dan menjadi energi pergerakan bangsa. “Semangat kebangkitan adalah kekuatan untuk bersatu, berinovasi, dan bergerak maju demi Indonesia yang mandiri, maju, dan berdaya saing di dunia,” ujarnya.
Ia juga mengutip pesan kuncinya: “Persatuan adalah energi, kolaborasi adalah kekuatan. Kebangkitan adalah kemenangan untuk masa depan.” Menurutnya, persatuan menjadi fondasi utama; tanpa rasa bersatu dan kebersamaan, bangsa akan sulit melangkah. Inovasi diperlukan untuk menciptakan solusi atas berbagai tantangan, sementara peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi syarat mutlak agar Indonesia mampu bersaing dan dihormati di dunia internasional.
Lebih jauh, politisi yang juga dikenal dengan semangat aspirasi dan inspirasi ini memaparkan empat pilar utama kebangkitan:
– Persatuan: Menjadikan keberagaman sebagai kekuatan, bukan perpecahan.
– Inovasi: Terus berkarya menciptakan solusi nyata bagi kemajuan bangsa.
– Daya Saing: Meningkatkan kualitas sumber daya manusia agar unggul secara global.
– Indonesia Maju: Bersama-sama melangkah mewujudkan cita-cita negara yang lebih baik, makmur, dan berdaulat.
Heri Gunawan menekankan, perjuangan kebangsaan belum selesai. Warisan para pahlawan yang telah meletakkan dasar persatuan harus diteruskan dengan kerja nyata. “Hari Kebangkitan Nasional bukan sekadar peringatan sejarah, tapi panggilan untuk bergerak bersama membangun negeri yang kuat, mandiri, dan bermartabat,” tegasnya.
Peringatan tahun 2026 ini menjadi momen yang sangat relevan, seiring dengan langkah Indonesia menuju masa depan emas. Semangat kebangkitan masa lalu harus diselaraskan dengan kemajuan zaman, teknologi, dan tata kelola yang lebih baik, demi mewujudkan cita-cita besar bangsa Indonesia. (Yanto)




