BERITASUKABUMI.ID – Lebih dari 8 ribu tenaga honorer di Kabupaten Sukabumi akhirnya mendapatkan status resmi sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu. Mereka dilantik secara langsung oleh Bupati Sukabumi H. Asep Japar di Lapang Cangehgar, Palabuhanratu, pada Kamis, 4 Desember 2025, dalam proses yang ditandai dengan pengambilan sumpah.
Acara pelantikan ini dirangkaikan bersama upacara peringatan HUT Ke-54 KORPRI, HUT Ke-80 PGRI, dan Hari Guru Nasional Tingkat Kabupaten Sukabumi Tahun 2025. Menurut Bupati Asep, momen ini merupakan kesempatan luar biasa karena semuanya berkaitan erat dengan pengabdian dan pembangunan daerah.
“Pelantikan PPPK Paruh Waktu beserta peringatan HUT KORPRI, PGRI, dan Hari Guru Nasional ini adalah momentum strategis untuk merefleksikan peran kita sebagai abdi negara dan pelayan masyarakat. Ini juga meneguhkan komitmen kita untuk bersinergi menuju visi Kabupaten Sukabumi yang Mubarakah,” ujarnya.
Bagi para PPPK baru, momen ini menjadi titik puncak setelah perjalanan panjang mengabdi di pemerintah daerah. Namun, Bupati menekankan bahwa pelantikan ini bukan sekadar seremonial, melainkan peneguhan komitmen untuk mengabdi kepada bangsa dan negara. “Selamat bergabung dalam keluarga besar ASN Sukabumi. Jadikan ini sebagai awal semangat baru — kinerja dan integritas Anda berperan penting dalam penyelenggaraan pemerintah dan pelayanan publik,” tegasnya.
Selain itu, Bupati juga menggarisbawahi pentingnya kolaborasi antara seluruh elemen ASN dan tenaga pendidik. Menurutnya, keberhasilan pembangunan di Sukabumi tidak terlepas dari kerja kolektif dan semangat kebersamaan. “Mari kita terus bersatu padu menguatkan soliditas Korpri dan PGRI, serta merangkul energi baru dari PPPK untuk bersama-sama mewujudkan Sukabumi yang Mubarakah,” ungkapnya.
Untuk anggota Korpri, Bupati menuntut agar meningkatkan profesionalisme, beradaptasi dengan teknologi, dan menjaga integritas dalam memberikan pelayanan publik berkualitas. “Jadikan momentum ini sebagai ajang refleksi untuk terus mengabdi dengan semangat tinggi dan berinovasi guna memberikan manfaat bagi masyarakat,” bebernya. Sementara itu, terhadap para guru, dia menyampaikan terima kasih dan penghargaan atas dedikasi mereka dalam mencerdaskan bangsa. “Guru adalah fondasi pembangunan sumber daya manusia yang berdaya saing dan berakhlak mulia — teruslah menggali potensi dan inovasi,” katanya.
Salah satu yang merasa sangat bersyukur adalah Usep (55 tahun), penjaga sekolah di SMPN 2 Sagaranten. Pria yang telah bekerja sebagai honorer selama lebih dari 15 tahun itu mengaku berterima kasih atas dukungan semua pihak yang membuatnya bisa meraih SK PPPK. “15 tahun lebih saya ngehonor di situ. Berkat semua, saya bisa hadir dan dilantik di sini. Terima kasih pak bupati, pak gubernur, dan semuanya,” ujarnya dengan senyum.
Acara yang berlangsung meriah ini juga diisi dengan pemberian kadeudeuh (hadiah khas) kepada purna bhakti, pemberian penghargaan, serta penyerahan piala hasil berbagai perlombaan yang diadakan seiring dengan peringatan tersebut.
Redaktur: Herwanto





