BERITASUKABUMI.ID – AS (31) warga Kampung Kaum Kidul RT 02/03, Kelurahan/Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi mengalami luka yang cukup parah di bagian muka dan kepala akibat adu jotos dengan MSY (21) di halaman parkir Alun-alun Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Senin (03/07/23) sekitar pukul 20.00 WIB.
Kapolsek Cicurug, Kompol Parlan melalui Anggota Reskrim Polsek Cicurug, Bripka Lutfi Asidikih membenarkan bahwa adanya peristiwa perkelahian tersebut, hingga satu diantaranya dilarikan ke RS Bhakti Medicare Cicurug (BMC).
“Iya, salah satu orang berinisial AS mengalami luka yang cukup parah sehingga harus dilarikan ke RS Bhakti Medicare,” ujarnya kepada beritasukabumi.id.
Lebih lanjut, Lutfi menjelaskan, berdasarkan informasi dari juru parkir, Ucok (42) bahwa awalnya ia (Ucok) bersama AS sedang melakukan parkiran di Alun-alun Cicurug, kemudian datanglah MSY yang merupakan warga Kampung Pakemitan RT 01/01, Kelurahan/Kecamatan Cicurug.
“Ketika MSY datang tiba-tiba AS menegurnya dan langsung memukul MSY, perkelahian pun terjadi sampai berguling-guling di jalan dan akhirnya, AS menderita cukup parah akibat dihantam borgol yang dibawa oleh MSY dan akhirnya AS pun dilarikan ke RS BMC,” ungkap Lutfi.
Sementara itu, menurut MSY (21) mengatakan, awalnya ia datang ke Alun-alun Cicurug untuk bersilaturahmi dengan temannya yang bernama Ucok. Namun tiba-tiba AS menegurnya dan langsung melakukan pemukulan berkali-kali.
“Karena merasa tidak ada masalah dan memang tidak mengenal AS akhirnya saya pun melakukan perlawanan dengan menggunakan borgol dihantamkan berkali-kali hingga AS terkapar dengan luka di bagian wajah dan kepala,” kata dia.
Kemudian, setelah melakukan pemukulan, MSY langsung pulang kerumahnya karena ketakutan dan menceritakan kejadian tersebut kepada bapaknya.
“Selanjutnya dengan didampingi ketua RT dan orang tua, akhirnya saya dibawa ke Polsek Cicurug untuk dilakukan pemeriksaan,” pungkasnya.
Kini pihak keluarga yang anaknya berkelahi sedang berada di Polsek Cicurug untuk melakukan langkah-langkah proses selanjutnya. Namun akhirnya kedua belah pihak sepakat untuk menyelesaikan permasalahan ini secara musyawarah dan Kekeluargaan.
Reporter: Usep Suherman
Redaktur: Yanto




