BERITASUKABUMI.ID – Sebuah Minimarket Alfamart yang berlokasi di Kampung Nyangkokot RT 03/12, Desa Perbawati, Kecamatan Sukabumi, Kabupaten Sukabumi dibobol maling, Rabu (02/11/22).
Kapolsek Sukabumi, AKP Enita Dwi Cahyawati mengatakan, awalnya salah seorang karyawan Alfamart masuk kerja untuk membuka toko sekitar pukul 06.00 WIB. Namun setelah berada di dalam toko sontak kaget saat melihat instalasi penyimpanan rokok di depan ruangan kasir sudah habis.
“Kami telah mengetahui kasus pembobolan toko Alfamart itu, setelah mendapatkan laporan dari petugas Alfamart sekitar pukul 16.30 WIB. Setelah itu kami langsung mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP), kemudian menghubungi tim Inafis dari Polres Sukabumi Kota,” ujarnya kepada beritasukabumi.id.
Kemudian petugas kepolisian melakukan olah TKP dan kemudian menemukan dinding bangunan bagian kanan yang berada dibelakang toko Alfamart tersebut sudah jebol dibobol maling, kemudian pihaknya mengumpulkan bukti-bukti dan petunjuk lainnya. Seperti mencari saksi-saksi dan mencari bukti rekaman CCTV di sekitar lokasi TKP.
“Untuk saat ini, kasus pembobolan minimarket Alfamart itu, perkaranya tengah ditangani oleh Polres Sukabumi Kota untuk dilakukan penyelidikan lebih dalam lagi,” ungkapnya.
Lanjutnya, adapun informasi barang yang hilang, pihaknya mengaku saat ini petugas Alfamart hanya menjelaskan kehilangan puluhan bungkus roko saja. Sementara itu dugaan pelaku belum diketahui identitasnya dan mengenai kerugian masih menunggu hasil diinventarisir oleh karyawan Alfamart.
“Untuk sementara yang dilaporkan hilang itu hanya puluhan bungkus rokok saja,” kata dia.
Kini pihak kepolisian belum bisa memberikan keterangan secara jelas. Karena, statusnya masih dalam proses penyelidikan apalagi pihak kepolisian tidak bisa melihat aksi pelaku saat melakukan pencurian di minimarket tersebut. Karena, rekaman CCTV yang berada di toko Alfamart itu, dirusak pada bagian receivernya.
“Dugaan sementara, pelaku pencurian ini merupakan spesialisnya. Karena, mereka sudah paham betul saat melakukan aksi kejahatannya. Bahkan, rekaman CCTV pun dirusak,” ungkapnya.
Dengan dirusaknya rekaman CCTV ini sehingga membuat kesulitan pihak kepolisian untuk mengetahui identitas dan ciri-ciri pelaku.
“Kami mohon kepada warga masyarakat apabila menemukan informasi terkait hal-hal yang mencurigakan, misalkan mendengar suara-suara toko itu, pada malam hari, silahkan langsung datang dan melaporkan ke pihak kepolisian,” pungkasnya.
Reporter: Usep Suherman
Redaktur: Herwanto




