BERITASUKABUMI.ID – Tanggul irigasi Cirasamala yang berlokasi di Kampung Tenjolaya RT 01/07, Desa Cisaat, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi jebol akibat debit air meningkat pada Senin, 12 September 2022 sekitar pukul 18.00 WIB kemarin.
Peningkatan debit air itu akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut. Sehingga terjadi banjir dan berdampak ke lahan sawah milik warga.
Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Cicurug, Dodi Firmasyah mengatakan, dengan adanya peristiwa tersebut banyak informasi yang beredar bahwa di Cicurug terjadi banjir bandang. Padahal fakta di lapangan hanya banjir biasa.
“Jebolnya irigasi tersebut karena debit air meningkat disebabkan hujan deras. Sehingga berdampak pada 75 hektar lahan sawah yang tidak akan terairi,” ujarnya kepada beritasukabumi.id, Rabu (14/09/22).
Lanjutnya, bahkan pasokan air bersih masyarakat sekitar juga terkena dampak akibat jebolnya tanggul irigasi itu.
“Ada kurang lebih 200 KK yang terdampak kehilangan pasokan air bersih. Saat ini warga membutuhkan beronjong sekitar 150 buah untuk memperbaiki tanggul irigasi yang jebol itu,” pungkasnya.
Reporter: Usep Suherman
Redaktur: Herwanto




