BERITASUKABUMI.ID — Menapaki perjalanan lebih dari satu dekade di lingkungan pesantren, Ajeng Kholifah kini mengukir prestasi membanggakan. Santri yang berdomisili di Kampung Cidahu Pasar, Desa Tangkil, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi ini resmi terpilih sebagai Delegasi International Conference of Santri Mendunia (ICSM) Angkatan ke-7, yang akan berlangsung di tiga negara: Malaysia, Singapura, dan Thailand.
Sejak duduk di bangku kelas 2 Sekolah Dasar, Ajeng telah menapaki kehidupan di pesantren. Selama 13 tahun itu, ia tak hanya mendalami ilmu agama, tetapi juga mengembangkan berbagai potensi diri mulai dari seni lukis, kaligrafi, hingga olahraga. Keseimbangan antara keilmuan, keterampilan, dan pembentukan karakter itulah yang kini membawanya melangkah ke kancah internasional.
Ajeng menyebut keikutsertaannya dalam ICSM Batch 7 bukan sekadar pencapaian pribadi, melainkan bukti bahwa lingkungan pesantren mampu melahirkan generasi yang kokoh dalam nilai agama sekaligus mampu bersaing di dunia luar.
“Selama 13 tahun menjadi santri, saya belajar bahwa ilmu bukan hanya untuk dipelajari, tetapi harus diamalkan dan membawa manfaat. Kesempatan menjadi delegasi ICSM adalah amanah untuk membawa nilai-nilai pesantren, akhlak, ilmu, dan kecintaan terhadap budaya ke ruang yang lebih luas. Saya ingin membuktikan bahwa santri juga bisa berkarya, berprestasi, dan berkontribusi di kancah internasional tanpa meninggalkan nilai-nilai yang selama ini menjadi pegangan,” ujar Ajeng, Rabu (30/09/26).
Melalui ajang ini, Ajeng berharap dapat memperluas wawasan, membangun jejaring lintas negara, sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya dan kearifan khas Indonesia kepada masyarakat dari berbagai latar belakang. Baginya, perjalanan dari lingkungan pesantren menuju panggung internasional adalah bukti bahwa santri dapat memiliki banyak wajah: berilmu, kreatif, berprestasi, dan tetap teguh pada nilai iman.
Kini, Ajeng bersiap membawa pengalaman, karya, dan semangat santri ke Malaysia, Singapura, dan Thailand untuk mengangkat tinggi nama Indonesia serta Kabupaten Sukabumi di kancah dunia.
Redaktur: Yanto





