BERITASUKABUMI.ID – Situasi kondusif kembali tercipta di wilayah Cicurug setelah pihak kepolisian berhasil mendamaikan dua orang anggota organisasi kemasyarakatan (Ormas) yang sempat bersitegang. Insiden yang bermula dari kesalahpahaman ini berhasil diselesaikan melalui jalur musyawarah, pada Sabtu (18/04/2026).
Berdasarkan informasi yang dihimpun, konflik melibatkan perwakilan dari dua ormas berbeda, yakni BPPKB dan Garis. Uniknya, kedua individu yang terlibat ini sebenarnya sudah saling kenal dan berteman baik. Masalah bermula ketika sebuah candaan diucapkan namun disalahartikan, sehingga memicu ketersinggungan perasaan dan berujung pada pertengkaran.
Kepala Keamanan PSM Cicurug, Agus Bagal, membenarkan bahwa akar masalahnya hanyalah miskomunikasi ringan yang membesar. Awalnya, upaya perdamaian sempat dilakukan di lingkungan internal UPTD PSM Cicurug. Namun, karena beredarnya video keributan di media sosial, suasananya sempat menjadi lebih panas dan berpotensi menyeret nama besar masing-masing organisasi.
“Permasalahan mereka ini sebenarnya sudah dimediasi di kantor UPTD PSM Cicurug, tapi karena ada video yang menyebar, akhirnya situasi sempat memanas,” ungkap Agus.
Merespons hal tersebut, jajaran Polsek Cicurug turun tangan untuk melakukan mediasi resmi. Tujuannya jelas, agar tidak terjadi kesalahpahaman yang lebih luas antar kedua ormas dan menjaga agar situasi wilayah tetap aman terkendali.
Berkat upaya dialog yang dilakukan, kedua belah pihak akhirnya bisa berlapang dada dan sepakat untuk mengakhiri konflik. Mereka sepakat menyelesaikan persoalan dengan semangat kekeluargaan.
“Alhamdulillah, akhirnya kedua pihak sepakat untuk selesaikan masalah baik-baik. Semoga ke depannya kita bisa terus menjaga kondusivitas, agar wilayah Cicurug tetap aman dan damai,” pungkas Agus. (Red)




