BERITASUKABUMI.ID – Forum CSR yang berada di wilayah kecamatan Cicurug, Cidahu, Parungkuda dan sekitarnya melakukan acara diskusi yang berlokasi di Pabrik Aqua Sukabumi, Desa Mekarsari, Kecamatan Cicurug, Rabu (11/06/25).
Acara ini diselenggarakan oleh Bapelitbangda Kabupaten Sukabumi yang di hadiri oleh 23 perusahaan, Wakil Bupati Sukabumi dan beberapa perangkat pemerintah diantaranya Dinas Lingkungan Hidup, Dinas PU, Dinas Perizinan serta Dinas Tata Ruang Kabupaten Sukabumi.
Kepala Pabrik PT. Tirta Investama (Aqua Sukabumi), Krisvan Sarendeng, dalam sambutanya menyatakan bahwa perusahaan aqua berkomitmen melaksanakan tanggung jawab sosial perusahaan dengan melaksanakan berbagai program diantaranya program konservasi, penyediaan infrastruktur sarana air bersih dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
“Hal ini dilakukan atas dasar sinergitas dengan Musrembang Kabupaten Sukabumi dan harapannya dapat membantu pemerintah di bidang pembangunan dan pemberdayaan, sehingga dampaknya dapat dirasakan oleh masyarakat penerima manfaat,” ujarnya.
Selanjutnya, Aep Majmudin Kepala Bapelitbangda mengajak semua perusahaan untuk berkontribusi melaksanakan program CSR selaras dengan Musrembangdes di wilayahnya masing-masing dan dilaporkan secara rutin kepada Bapelitbanda Kabupaten dan Provinsi Jawa Barat.
Sementara itu, Wakil Bupati Sukabumi, H. Andreas mengapresiasi kepada aqua sebagai tuan rumah penyelenggaraan diskusi forum CSR dan kepada seluruh perusahaan yang telah menjalankan program CSR-nya untuk masyarakat di Kabupaten Sukabumi.
“Saya mendorong agar perusahaan dalam menjalankan kegiatan CSR mengacu pada rencana pembangunan prioritas sehingga dapat memperingan beban pemerintah Kabupaten Sukabumi,” kata dia.
Di tempat yang sama, Ketua MUI Cicurug KH. Endang Sanaul yang merupakan salah satu penerima manfaat program CSR Aqua. Dalam testimoninya KH Endang menyampaikan ungkapan rasa terimakasih kepada perusahaan Aqua Sukabumi dan tim mitra pendamping program Senyum Untuk Negri Fondation yang telah melaksanakan program pemberdayaan ekonomi berbasis santri di pondok pesantrennya di Kampung Kutajaya, Desa Kutajaya, Kecamatan Cicurug.
Dalam sesi diskusi antara perwakilan perusahaan dan Wakil Bupati Sukabumi didapatkan beberapa permasalahan yang dihadapi perusahaan diantaranya kerusakan infrastruktur, pelayanan BPJS, kesulitan perizinan dan adanya keadaan kurang kondusif perusahaan dengan masyarakat sekitarnya.
Dalam hal ini Kepala Bapelitbangda dan Wabup Sukabumi menjawab kesulitan-kesulitan tersebut dengan rencana akan memaksimalkan pelayanan semua perangkat pemerintah untuk mengatasi masalah yang dihadapi perusahaan dan masyarakat.
Harapannya dengan adanya diskusi Forum CSR ini minimal bisa menjadi tempat sharing best practice untuk perusahaan-perusahaan dalam melaksanakan program CSR sehingga program CSR bisa dirasakan masyarakat secara tepat sasaran. (Red)





