BERITASUKABUMI.ID – Sebanyak 8000 ekor ayam di PT Japfa Comfeed Indonesia yang berlokasi di Kampung Sinagar RT 02/03, Desa Nagrak Utara, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi ludes terbakar, Senin (11/12/23) sekitar pukul 05.00 WIB.
Komandan Posko IV Cibadak Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Sukabumi, Iyep Yosepa mengatakan, kebakaran yang terjadi di perusahaan ayam tersebut diduga akibat korsleting listrik.
“Iya, kebakaran diduga adanya korsleting listrik, itu berdasarkan olah data dari manajemen perusahaan,” ujarnya.
Menurut Iyep, dengan adanya peristiwa tersebut pihaknya menurunkan empat mobil pemadam kebakaran satu diantaranya dari Posko V Cisaat.
“Ketika melakukan pemadaman api tadi ada sedikit kendala, karena ada asap yang pekat dan menyengat di pintu depan kandang, sehingga menyulitkan petugas untuk masuk ke area yang terbakar,” kata dia.
“Akhirnya kita berhasil mengatasi masalah dengan membuka akses dari samping bangunan dan menjebol kandang untuk memudahkan pemadaman,” bebernya.
Lanjutnya, adapun ruangan yang terbakar adalah kandang nomor 7, di mana berukuran panjang sekitar 150 meter, lebar 14 meter, dan tinggi 4 meter.
“Bahwa dari total 24 ruangan dan 12 kandang, hanya kandang nomor 7 yang posisinya di lantai 2 saja yang terbakar, sedangkan kandang yang ada di lantai satu kondisinya aman dan proses pendinginannya pun telah selesai dilakukan oleh tim pemadam kebakaran,” ungkapnya.
“Alhamdulillah, api bisa dipadamkan, namun hingga kini belum bisa menjelaskan secara rinci nilai kerugian akibat peristiwa tersebut,” pungkasnya.
Reporter: Usep Suherman
Redaktur: Yanto




