BERITASUKABUMI.ID – Wakil Bupati (Wabup) Sukabumi, Iyos Somantri mengadakan virtual bersama Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Cicurug beserta jajaran untuk membahas percepatan penurunan angka stunting dengan tema “Rabu Observasi dan Aksi Sinergi Penanganan Stunting” (Roasting).
Roasting itu sendiri merupakan inovasi dari Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Sukabumi dalam penanganan stunting secara kolaborasi.
Wabup Kabupaten Sukabumi sekaligus sebagai Ketua TPPS itu mengatakan, melalui program Roasting ini akan diagendakan secara rutin monitoring penanganan stunting di seluruh Kecamatan yang ada di Kabupaten Sukabumi.
“Agenda rutin yang menjadi lokasi stunting baik secara virtual pada setiap hari Rabu minggu ke-2 dan minggu ke-4, maupun kunjungan lapangan (field visit) pada Rabu minggu ke-1 dan minggu ke -3 pada setiap bulannya,”ujarnya kepada beritasukabumi.id.
Lanjutnya, Roasting adalah salah satu gerakan pentahelix yang melibatkan seluruh stakeholder agar penanganan stunting dapat diakselerasi diantaranya melalui inovasi masing-masing kecamatan.
“Melalui gerakan orang tua asuh dan kebaikan hati setiap perangkat daerah, BUMD, swasta dan seluruh masyarakat yang peduli akan kasus stunting di Kabupaten Sukabumi,” ungkapnya.
Melalui program Roasting, Iyos Somantri selaku Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Sukabumi akan terus melaksanakan monitoring secara virtual terhadap penanganan stunting di Kecamatan Se-Kabupaten Sukabumi.
“Kami akan terus melakukan agenda monitoring sesuai dengan jadwal yang sudah ada, ” pungkasnya.
Sementara itu, Camat Cicurug, Ading Ismail mengatakan, untuk melaksanakan program Roasting ini pihaknya akan menggandeng pihak perusahaan sebagai orang tua asuh dalam penanganan stunting ini.
“Sementara untuk saat ini ada 3 desa yaitu Desa Mekarsari, Desa Nyangkowek dan Desa Purwasari untuk orang tua asuhnya ditangani oleh CSR PT AGM sedangkan untuk Desa Pasawahan untuk orang tua asuhnya ditangani oleh PT Yakult,” ungkapnya.
Lanjutnya, untuk data persentase stunting prevalensi stunting Kecamatan Cicurug yaitu dengan jumlah sasaran sebanyak 10.024 orang dan untuk stunting itu sendiri sebanyak 377 balita serta untuk data ibu hamil KEK dan Animea sebanyak 83 orang.
“Data ini sesuai dari hasil laporan dari TPPS tingkat Kecamatan Cicurug,” ungkapnya.
Untuk itu agenda dalam minggu-minggu ini pihaknya berinsiatif untuk mengundang HRD perusahaan-perusahan yang ada di Kecamatan Cicurug dalam mendukung program inovasi Serentak Turunkan Masalah Stunting Bersama Gerakan Masyarakat (Seruling Bergema).
“Insya Allah pada minggu ini kita akan melakukan pertemuan bersama perusahan untuk ikut serta menjadi orang tua asuh di desa-desa yang belum tertangani dengan baik,” pungkasnya.
Dari hasil pantauan, kegiatan yang dilakukan di Aula Kantor Kecamatan Cicurug itu dihadiri oleh, Forkopimcam Cicurug, Ketua Apdesi, Kepala Desa,Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) tingkat Kecamatan Cicurug, Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) tingkat Desa se-Kecamatan Cicurug, Puskesmas Cicurug, Puskesmas Cipari, UPTD Dalduk Kecamatan Cicurug, Relawan Cicurug Peduli dan perwakilan CSR PT. Aqua Golden Mississippi Tbk.
Reporter: Abdul Azis
Redaktur: Herwanto





