BERITASUKABUMI.ID – Tembok Penahan Tanah (TPT) jalan setapak yang berada di Kampung Duren Gede RT 01/02, Desa Kutajaya, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi ambruk, Rabu (15/02/23) sekitar pukul 22.00 WIB kemarin.
Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Cicurug, M. Abdul Rizki mengatakan, TPT ambruk itu diduga akibat hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Cicurug hingga mengakibatkan TPT jalan setapak mengalami ambruk.
“TPT yang ambruk itu dengan panjang 7 meter, tinggi 6 meter dan lebar 2 meter. Adapun tanah tersebut itu merupakan milik Pak Suryana (40),” ujarnya kepada beritasukabumi.id Kamis (16/02/23).
Menurutnya, dengan adanya longsor tersebut mengakibatkan dua rumah warga milik Anang (60) yang dihuni 1 KK dengan 3 jiwa dan milik Ipin (40) yang dihuni 1 KK dengan 3 jiwa kondisinya terancam. Karena kedua rumah tersebut tepat berada di bawahnya.

“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian longsor TPT tersebut. Namun, akses warga menjadi terganggu dan kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp3 juta,” ungkapnya.
Adapun upaya P2BK Cicurug besama Karang Taruna Desa Kutajaya, Pemerintah Desa, Cicurug Peduli dibantu warga sekitar bergotong royong untuk membersihkan material longsoran.
“Sementara ini material yang dibutuhkan berupa bronjong dan batu untuk memperbaiki TPT jalan setapak yang ambruk,” pungkasnya.
Dari hasil pantauan, Kepala Desa Kutajaya, H. Udin Suherman terjun ke lokasi untuk meninjau langsung TPT ambruk tersebut.
Reporter: Usep Suherman
Redaktur: Herwanto




