BERITASUKABUMI.ID – Pondok Pesantren (Ponpes) Nizhomul Quro Asy Syahadatain yang berlokasi di Kampung Pancawati RT 04/05, Desa Pasawahan, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi menggelar acara Maulid Nabi Muhammad SAW tahun 1444 Hijriah, Rabu (21/12/22) malam.
Pimpinan Ponpes Nizhomul Qura Asy Syahadatain, Aby Zahwa mengatakan, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1444 Hijriah ini mengambil Tema”3 Majlis 1 Cinta” diantaranya dari Majlis Ta’lim Asy Syahadatain, Majlis Ta’lim Darusshofa dan Majlis Ta’lim Muhyinnufus.
“Dalam acara Maulid Nabi Muhammad SAW ini menghadirkan para mubaligh yaitu, Habib Zain Alaydrus, Habib Ikbal bin Yahya, Habib Alwi Al-Atthas, Habib Hanif Al- Atthas, Habib Muhammad Al- Atthas, Ust Aby Zahwa dan Habib Husein Al- Atthas,” ungkapnya kepada beritasukabumi.id.
Lanjutnya, sirinya mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh masyarakat yang sudah mengorbankan harta serta tenaga yang telah membantu terselenggaranya acara Maulid Nabi Muhammad SAW ini.
“Harapannya dengan adanya Maulid Nabi Muhammad SAW ini bahwa umat bisa mempelajari siroh dari sejarah Nabi, terutama mengenai ahlak dalam kehidupan,” pungkasnya.
Dalam ceramahnya, Habib Ikbal Bin Yahya dari Cirebon menyampaikan, inti dari Maulid Nabi ini adalah bagaimana cinta selaku umatnya kepada Nabi Muhammad SAW dengan niat kita hadir ini adalah ingin mendapatkan syafaat dari Rasulullah SAW.
“Bahwa kita yang hidup diakhir zaman ini hanya satu yaitu jika ingin selamat dunia akhirat yaitu dengan mengikuti syariat Nabi Muhammad SAW, yang dikenal dengan kebaikannya,” ungkapnya.
Lanjutnya, maka jika ingin menjadi umat Nabi Muhammad SAW, maka usahakan makan-makanan yang halal dan baik.
“Perbanyaklah bersholawat kepada Rasulullah SAW serta jagalah dirimu dan jagalah hati dari sifat sifat buruk serta kendalikan diri,” pungkasnya.
Sementara itu, Habib Muhammad Muhdor Al-Atthos mengatakan, dasarnya hadir dalam acara Maulid Nabi Muhammad SAW ini adalah karena adanya taufik dan hidayah dari Allah SWT.
“Siapa orang yang mencintai Rasullulah maka ia akan menyebut-nyebut namanya dalam hatinya. Makanya kita harus bersyukur kepada Alllah SWT yang telah menggerakan hati untuk hadir dalam acara Maulid Nabi Muhammad SAW untuk selalu memuliakan nama Rasulullah SAW,” ungkapnya.
Menurutnya, dengan terus mengagungkan dan memuliakan Nabi Muhammad SAW. Maka inilah tipe manusia yang dirindukan oleh Rasulullah SAW.
“Kelak orang yang tidak bisa memandang Rasulullah, yaitu orang yang pelit ketika nama-Nya disebut namun mereka tidak bersolawat kepada-Nya, padahal Allah SWT yang memerintahkan kita untuk selalu bersholawat kepada Rasulullah SAW,” pungkasnya.
Reporter: Usep Suherman
Redaktur: Herwanto




