BERITASUKABUMI.ID – Sebuah atap rumah milik Hj. Titin (72) warga Kampung Leuwi Nanggung RT 01/03, Desa Nyangkowek, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, ambruk akibat adanya gempa bumi, Kamis (08/12/22) sekitar 07.50 WIB.
Menurut salah seorang anak pemilik rumah, Budi (47) mengatakan, bahwa ambruknya atap rumah tersebut akibat dari goncangan gempa bumi yang terjadi tadi pagi. Namun, sejak adanya gempa bumi Cianjur tembok rumahnya itu sudah mulai retak.
“Iya waktu ada gempa Cianjur terlihat hanya retakan di dinding saja, kemudian gempa yang terjadi di Garut bagian atap rumah mulai bergeser. Nah gempa yang terjadi hari ini mengakibatkan atap rumah ambruk,” ujarnya kepada beritasukabumi.id.
Menurutnya, dengan adanya gempa bumi yang terjadi berturut-turut belakangan ini tentu menjadi kekhawatiran bagi ia dan keluarga. Apalagi retakan tembok pun sudah terjadi pada saat gempa bumi Cianjur.
“Untuk mengantisipasi ambruknya atap tersebut lebih parah maka untuk sementara barang-barang serta perabotan rumah tangga sudah dipindahkan dan rumah sudah dikosongkan,” ungkapnya.
Dikatakannya, rumah tersebut di huni oleh 1 Kepala Keluarga dengan 5 jiwa, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun pemilik rumah mengalami kerugian material.
“Kerugian material masih dalam estimasi, sampai sekarang kejadian ini belum dilaporkan kepihak terkait, baik pihak Pemerintah Desa, maupun P2BK Cicurug, atau Pemerintah Kecamatan Cicurug,” pungkasnya.
Reporter: Usep Suherman
Redaktur: Herwanto




