BERITASUKABUMI.ID – Dampak cuaca ekstrim dan tanah labil di wilayah Sukabumi Utara hingga mengakibatkan tebing longsor di dua Kecamatan yaitu Kecamatan Cibadak dan Kecamatan Caringin, Kabupaten Sukabumi, Selasa (15/11/22)
Petugas Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, Sandra Fitria Zulkarnain mengatakan, bencana tanah longsor tersebut terjadi di Kampung Dalima RT 006/RW 006, Kelurahan Cibadak, Kecamatan Cibadak yang terjadi sekitar pukul 07.00 WIB.
“Longsor tebing tersebut dengan panjang 5 meter serta tinggi 7 meter mengakibatkan dua rumah milik warga terancam serta berdampak pada akses jalan lingkungan ,” ujarnya kepada beritasukabumi.id.
Lanjutnya, dua rumah warga yang terdampak bencana itu, diantaranya milik Ade Suparman dengan dihuni oleh 4 jiwa dan rumah Nana yang dihuni oleh 4 jiwa. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut.
Sementara untuk bencana tanah longsor di wilayah Kecamatan Caringin, tepatnya di Kampung Cileutik, RT 03/RW 01, Desa Pasar Datar Indah yang mengakibatkan saluran air pada irigasi Cileutik tertutup material longsoran.
“Selain merusak saluran irigasi, material longsor itu juga sebagian merusak lahan pesawahan dan kebun warga setempat dengan panjang longsoran 20 meter dan tinggi 10 meter serta lebar 8 meter,” ungkapnya.
Dengan adanya peristiwa tersebut, pihak BPBD Kabupaten Sukabumi langsung menginstruksikan Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) untuk melakukan asessment dan koordinasi dengan Pemerintah Desa, Babinsa dan Babinkamtibmas setempat.
“Saat ini warga sedang melaksanakan gotong royong untuk membersihkan material longsoran, untuk kerugian material masih dalam perhitungan tim di lapangan dan untuk sementara longsoran ditutup oleh terpal karena untuk mangantisipasi adanya longsor susulan,” pungkasnya.
Reporter: Usep Suherman
Redaktur: Herwanto




