BERITASUKABUMI.ID – Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kabupaten Sukabumi menggelar rapat kerja dan koordinasi tahun 2022 yang bertempat di Aula Gedung Ischalton, Kelurahan Cicurug, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Rabu (05/10/22).
Ketua Apindo Kabupaten Sukabumi, Sudarno mengatakan, kegiatan rapat kerja dan koordinasi ini merupakan amanat dari Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Apindo yang dilaksanakan setahu sekali.
“Kegiatan hari ini adalah kegiatan tahun pertama kami selaku ketua di kepengurusan Apindo Kabupaten Sukabumi,” ujarnya kepada beritasukabumi.id.
Menurutnya, pembahasan kali ini terkait mengenai evaluasi kinerja kepengurusan keanggotan Apindo Kabupaten Sukabumi serta mensikapi kondisi terkini yang terjadi terutama pasca pandemi Covid-19. Kemudian yang timbul sekarang ini dengan adanya resesi ekonomi global secara internasional yang berdampak buruk terhadap dunia usaha dan industri.
“Makanya tema hari ini bangkit menuju pemulihan ekonomi bersama Apindo, artinya ekonomi ini akan bisa bangkit kalau memang dilakukan bersama-sama, jadi tidak ada keberpihakan dalam kebijakan pemerintah terhadap organisasi baik pengusaha, organisasi pekerja atau organisasi -organisasi pelaku usaha lainnya,” ungkapnya.
Lanjutnya, termasuk pemerintah sebagai stekholder pemegang regulasi, jadi kalau kondisi pengusaha yang sedang sulit , banyak pengurangan karyawan, akibat order menurun sehingga jika kebijakan pemerintah tidak melindungi dan mendukung keberlangsungan sektor usaha maka akan semakin parah sektor usaha dan industi di Sukabumi ini.
Khusus di sektor industri padat karya penurunan order itu antara 20 sampai 50 persen sudah terjadi, kemudian dampaknya adalah aktifitas produksi juga sekarang sudah berkurang.
“Sehingga banyak Industri padat karya yang melakukan pengurangan karyawan, sebanyak 12.188 pekerja yang terdampak PHK di Kabupaten Sukabumi per 26 September 2022 ini akibat dari PKWT berakhir dan tidak diperpanjang,” bebernya.
Apindo berharap resesi global ini segera berakhir sehingga kondisi perekonomian baik secara internasional maupun nasional bisa pulih kembali, sehingga order-order untuk perusahaan bisa pulih kembali.
“Kita meminta kepada pemerintah jangan membuat kebijakan yang membuat blunder ataupun merugikan dunia usaha dan industri, jadi pemerintah harus membuat kebijakan yang melindungi keberlangsungan sektor usaha dan industri di Kabupaten Sukabumi ini, ” pungkasnya.
Reporter: Usep Suherman
Redaktur: Herwanto





