BERITASUKABUMI.id – Unit Pelaksana Teknik Dinas (UPTD) Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Cipari menggelar Lokakarya Mini (Lokmin) Triwulan lintas sektor yang merupakan pertemuan rutin antar petugas puskesmas dengan sektor terkait. Kegiatan tersebut digelar di Aula Gedung Desa Cisaat, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Kamis (14/07/22).
Kegiatan lokakarya mini lintas sektoral ini dihadiri oleh Forkopimcam Cicurug, Ketua MUI, Kepala KUA, para Kepala Desa se-Kecamatan Cicurug serta tokoh masyarakat.
Kepala UPTD Puskesmas Cipari, dr Bagus Jatiswara mengatakan, kegiatan lokakarya mini ini memang sudah rutin dilaksanakan setiap triwulan, tujuannya untuk mengevaluasi program yang sudah dilaksanakan maupun yang akan dilaksanakan.
“Berarti dalam satu tahun kita mengadakan lokakarya mini sebanyak 4 kali, sedangkan untuk kegiatan bulanan kami adakan lokakarya mini secara internal,” ujarnya kepada beritasukabumi.id.
Dalam lokakarya mini kali ini, ia memaparkan tentang program rutin tentang capaian data bulan Januari sampai bulan Mei, dan ada berberapa hal yang harus digaris bawahi.
“Mengingat setelah covid-19 dari pandemi berubah menjadi endemi, itu kita ada 2 desa yang menjadi lokus stunting, sampai saat ini sudah kita laksanakan penanganan bersama desa,” ungkapnya.
Lanjutnya, alhamdulillah datanya sudah turun dibanding dengan data tahun 2020-2021, sampai rekap data bulan ini sudah tidak diangka 10 persen lagi setiap desanya.
“Mudah-mudahan kita bisa terus bisa melaksanakan kegiatan penanganan stunting, karena penanganan stunting ini ada 2 yaitu secara spesifik dan sensitif,” kata dia.
“Penanganan spesifik ini 0 sampai 23 bulan itu liding sektornya adalah Nakes dari Puskesmas, untuk penanganan sensitif 0 sampai 5 tahun atau 2 tahun keatas, tapi tetap harus secara simultan, penanganannya dilakukan oleh lintas sektor terkait,” bebernya.
Menurutnya, program berikutnya yaitu tentang program Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) yang akan dilaksanakan di bulan Agustus ini.
“Kenapa ini harus dikejar karena kemarin kita terkendala dengan adanya pandemi Covid-19, sehingga bulan Agustus ini kita bisa launching program BIAN, mudah-mudahan ini bisa mencapai target dengan sasaran 3000 dari 5 desa yang ada di Puskesmas Cipari ini,” ungkapnya.
“Saya berharap adanya kerjasama dari semua pihak agar pelaksanaan program BIAN ini bisa berjalan dengan baik,” pungkasnya.
Reporter: Usep Suherman
Redaktur: Herwanto




