BERITASUKABUMI.ID – Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi dari Fraksi PKB, Aang Erlan Hudaya, menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah yang jatuh pada 10 Dzulhijjah, lengkap dengan harapan agar semangat berkurban menjadi energi positif bagi kemajuan daerah dan kebersamaan warga.
Dalam pesan ucapannya, Aang Erlan Hudaya menegaskan makna mendalam dari peringatan Idul Adha. “Semoga semangat berkurban menumbuhkan keikhlasan, kepedulian, dan kebersamaan untuk membangun Kabupaten Sukabumi yang lebih maju dan sejahtera,” ujarnya dalam pernyataan resmi yang disebarluaskan melalui media sosial dan saluran komunikasi publik, Selasa (26/05/25).
Lebih jauh, politisi yang dikenal peduli pada nilai-nilai kebersamaan ini mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan momen Idul Adha sebagai titik tolak memperkuat iman, mempererat tali silaturahmi, serta memperbanyak berbagi kebahagiaan dengan sesama, terutama mereka yang membutuhkan. Menurutnya, nilai pengorbanan dan ketulusan dalam berkurban harus diterjemahkan dalam kehidupan nyata, baik dalam hubungan antarwarga maupun dalam upaya bersama memajukan Kabupaten Sukabumi.
“Mari kita jadikan Idul Adha sebagai momentum untuk memperkuat iman, mempererat silaturahmi, dan berbagi kebahagiaan dengan sesama,” ajak Aang Erlan Hudaya, seraya menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin kepada seluruh warga atas segala khilaf dan kekurangan selama menjalankan amanah maupun berinteraksi dengan masyarakat.
Ucapan ini juga menekankan bahwa keberhasilan pembangunan daerah sangat bergantung pada persatuan dan kepedulian bersama, sebagaimana semangat kurban yang mengajarkan memberi, berbagi, dan bersatu demi kebaikan bersama. Pesan damai ini disambut baik oleh masyarakat, yang menilai pesan tersebut menyatukan nilai keagamaan dengan cita-cita kemajuan daerah.
Aang Erlan Hudaya berharap, setelah perayaan ini, semangat kebersamaan tetap terjaga dan semakin menguat, sehingga Kabupaten Sukabumi dapat terus melangkah maju, berdaya saing, dan membawa kesejahteraan yang merata bagi seluruh lapisan masyarakat. (Yanto)





