BERITASUKABUMI.ID – Tercatat ada 13 peristiwa bencana yang terjadi di Desa Cisaat, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, selama periode 2025–2026. Berbagai kejadian mulai dari dampak hujan disertai angin kencang, kebakaran, kerusakan rumah warga, hingga jebolnya Tembok Penahan Tanah (TPT) masih belum mendapatkan penanganan maksimal dari dinas terkait.
Kepala Desa Cisaat, Nanak Sukron, membenarkan hal tersebut. Menurutnya, berbagai musibah tersebut sudah terjadi sejak tahun 2025 lalu. Namun hingga saat ini, penanganan maupun perbaikan belum terealisasi.
Padahal, pihak desa tidak tinggal diam. Setiap kali terjadi peristiwa, pihaknya selalu melakukan pelaporan melalui Pusat Pengendalian dan Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Cicurug untuk selanjutnya diteruskan ke instansi yang berwenang, termasuk Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).
“Sudah semua kami laporkan, mulai dari kerusakan rumah, TPT yang jebol, hingga kebakaran. Total ada 13 kasus yang tercatat. Kami harap ada tindak lanjut nyata agar warga merasa aman,” ujar Nanak, Kamis (23/04/26).
Kondisi ini tentu menjadi kekhawatiran tersendiri bagi masyarakat setempat, mengingat beberapa titik kerusakan seperti TPT yang jebol berpotensi membahayakan keselamatan warga jika tidak segera diperbaiki, terutama menjelang musim hujan.
Sampai berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi mengenai jadwal penanganan atau alasan tertundanya penanganan dari pihak dinas terkait, padahal beritasukabumi.id sudah berupaya menghubungi pihak BPBD. (Red)





