BERITASUKABUMI.ID – Ruang Peduli, sebuah lembaga atau komunitas peduli sosial di Cicurug Sukabumi, baru-baru ini ikut berpartisipasi menggelar kegiatan hapus tato gratis bagi masyarakat. Acara ini bertujuan untuk membantu orang yang ingin menghapus tato namun terkendala biaya atau akses layanan, sekaligus mendukung mereka dalam proses perubahan hidup yang positif.
Kegiatan yang diselenggarakan di Aula Kantor Desa Mekarsari, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi itu dihadiri oleh berbagai kalangan, mulai pekerja, sopir angkot, ibu rumah tangga hingga lansia. Sebanyak ratusan peserta mendaftarkan diri untuk menghapus tato yang tidak lagi relevan, menyakitkan, atau menjadi hambatan dalam kehidupannya sehari-hari.
Ketua Yayasan Ruang Peduli, Agus Slamet mengatakan bahwa hapus tato gratis ini merupakan wujud kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat.
“Kita melihat banyak orang yang merasa kesulitan karena tato, baik dari sisi emosional, sosial, maupun profesional. Biaya penghapusan tato yang tidak murah seringkali menjadi hambatan besar. Oleh karena itu, kita ingin memberikan kesempatan ini agar mereka bisa melangkah maju tanpa beban itu,” ujarnya.
Selain membantu penghapusan tato, tim Ruang Peduli juga menyediakan sesi konseling singkat bagi peserta. Tujuannya adalah untuk mendengarkan alasan mereka menghapus tato dan memberikan dukungan emosional selama prosesnya. Beberapa peserta mengaku merasa lega setelah dapat menghapus tato yang menjadi pengingat masa lalu yang tidak diinginkan atau hambatan dalam mencari pekerjaan.
Untuk memastikan keamanan dan kualitas layanan, pihaknya berkolaborasi dengan ahli yang berkompeten dalam bidang penghapusan tato. Proses dilakukan menggunakan teknologi terbaru yang lebih aman dan mengurangi risiko komplikasi.
“Kita tidak mau mengorbankan keamanan peserta. Semua proses dilakukan oleh tenaga profesional dengan peralatan yang sesuai standar,” jelasnya.
Selama acara, para peserta juga diajarkan tentang perawatan luka setelah penghapusan tato dan pentingnya menjaga kesehatan kulit. Tim dilapangan juga siap menjawab berbagai pertanyaan yang diajukan oleh peserta terkait proses dan risiko penghapusan.
Kegiatan ini mendapatkan respon sangat positif dari masyarakat Sukabumi. Seorang peserta, yang menghapus tato yang diambil saat muda, mengaku sangat bersyukur atas kesempatan ini. “Saya sudah lama ingin menghapus tato ini karena membuat saya tidak percaya diri saat mencari kerja. Terima kasih Pak Kades mekarsari dan Ruang Peduli yang telah memberikan layanan gratis ini, sekarang saya merasa lebih lega dan siap untuk masa depan,” ujarnya.
Ruang Peduli menyatakan bahwa mereka berharap dapat mengulang kegiatan hapus tato gratis di masa depan, bahkan dengan skala yang lebih luas. “Jika respon masyarakat tetap positif dan kita mendapatkan dukungan dari berbagai pihak, kita akan coba gelar acara ini lagi agar lebih banyak orang yang bisa dibantu,” tutupnya.
Kegiatan ini bukan hanya tentang menghilangkan tanda di tubuh, tetapi juga tentang memberikan harapan dan kesempatan bagi masyarakat untuk membuat perubahan hidup yang lebih baik – sebuah wujud nyata dari kepedulian sosial yang benar-benar menyentuh hati.
Sementara itu, Kepala Desa Mekarsari, Iwan Ridwan mengucapkan terima kasih kepada Ruang Peduli yang telah ikut berpartisipasi dalam menyukseskan program ini.
“Saya ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang sudah terlibat, salahsatunya Ruang Peduli, semoga diacara selanjutnya bisa berpartisipasi kembali,” pungkasnya.
Redaktur: Herwanto






