BERITASUKABUMI.ID – CICURUG – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Leti Tenjoayu 02 yang beroperasi di wilayah Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, kembali menghadirkan sajian menu berkualitas dan bergizi dalam penyaluran program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Rabu (13/5/2026). Sebanyak 2.163 siswa dari berbagai satuan pendidikan di wilayah sekitar berkesempatan menikmati hidangan sehat yang telah disusun sesuai standar Badan Gizi Nasional.
Keberhasilan penyajian menu berkualitas ini tidak lepas dari peran chef yang handal, profesional, berpengalaman terlebih tim relawan dapur yang solid dan bekerja sepenuh hati dalam setiap tahapan pengolahan makanan. Kerja sama tim yang kompak menjadi kunci utama terjaganya mutu, rasa, serta keamanan pangan yang disajikan setiap harinya.
Pada penyaluran kali ini, tim dapur menghadirkan variasi menu utama terdiri dari olahan Sapi Jujut, Kacang Koro, dan Steam Wortel, dilengkapi sajian kreatif berupa Sushi Homemade serta potongan buah segar atau Mix Fruit. Kombinasi menu ini dirancang tidak hanya memenuhi kebutuhan gizi harian anak, tetapi juga disajikan dengan tampilan menarik agar meningkatkan selera makan para siswa.
Berdasarkan rincian nilai gizi yang tertera, sajian ini memiliki komposisi yang sangat baik bagi pertumbuhan anak. Untuk porsi besar mengandung energi sebesar 388 kkal, protein 9,4 gram, lemak 8,44 gram, karbohidrat 68,36 gram, serta serat 3,26 gram. Sementara untuk porsi kecil, nilai gizinya mencapai 503 kkal energi, protein 11,05 gram, lemak 11,10 gram, karbohidrat 88,66 gram dan serat 3,52 gram.
Pemilik Dapur MBG, atau Mitra SPPG, Leti Seskowati menyampaikan bahwa penyusunan menu selalu memperhatikan keseimbangan unsur karbohidrat, protein, vitamin, dan serat. Pengolahan dilakukan dengan teknik masak yang tepat seperti dikukus atau ditumis ringan, untuk menjaga kandungan gizi bahan pangan tetap terjaga serta memastikan kebersihan dan keamanan pangan terjamin.
“Kami berusaha berinovasi dalam penyajian agar makanan tidak hanya sehat tapi juga disukai anak-anak. Penggunaan bahan lokal seperti kacang koro dan wortel dikombinasikan dengan kreasi sushi buatan sendiri, menjadi cara kami mengenalkan variasi pangan sekaligus memastikan standar gizi terpenuhi,” ujarnya, Rabu (13/05/26).
Selain itu, pengelolaan bahan baku dilakukan secara ketat mulai dari pemilihan bahan segar, proses pencucian higienis, hingga pengolahan di dapur yang menerapkan standar keamanan pangan. Hal ini sejalan dengan arahan Badan Gizi Nasional agar setiap penyaluran benar-benar aman dan bermanfaat bagi peningkatan kualitas gizi anak sekolah.
Para guru dan orang tua murid di wilayah Kecamatan Cicurug menyambut baik variasi menu yang disajikan. Mereka berharap ke depannya inovasi menu serupa terus dilakukan agar program MBG semakin dirasakan manfaatnya dan semakin dicintai oleh para siswa.
SPPG Leti Tenjoayu 02 berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, memastikan setiap penyaluran tepat waktu, higienis, dan sesuai standar, guna mendukung tercapainya generasi penerus bangsa yang sehat, cerdas, dan berprestasi. (Yanto)




