BERITASUKABUMI.ID – Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kecamatan Cicurug mengadakan kegiatan pembinaan ASN tahap 3 tahun 2023 untuk peserta PPPK yang bertempat di SD Negeri Purwasari 2, Desa Purwasari, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Selasa (25/07/23).
Ketua PGRI Kecamatan Cicurug, Ridwan Rustandi mengatakan, sebanyak 53 peserta PPPK yang telah diangkat khususnya di Kecamatan Cicurug dalam dunia pendidikan hari ini telah mengikuti kegiatan pembinaan ASN tahap 3 tahun 2023.
“Iya, untuk seluruhnya di Kecamatan Cicurug yang masuk ke dalam PPPK itu sebanyak 53 orang, namun yang 7 orang itu diangkat di luar wilayah Kecamatan Cicurug dan yang tersisa sebanyak 46 orang peserta di wilayah Kecamatan Cicurug,” ujarnya Kepada beritasukabumi.id.
Lanjutnya, bahwa ke 46 orang peserta ini diantaranya yaitu 31 orang Guru Sekolah Dasar (SD) dan 9 orang adalah Guru Sekolah Lanjutan Pertama (SLTP) dalam hal ini PPPK merupakan kependekan dari Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja.
“Golongan pegawai ini disebutkan dalam Undang-undang (UU) Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN), PPPK diangkat dipekerjakan dengan perjanjian kontrak dengan jangka waktu yang ditetapkan,” jelasnya.
Menurutnya, bahwa dalam UU tersebut dijelaskan bahwa ASN adalah profesi bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang bekerja pada instansi pemerintah.
“PPPK adalah warga negara Indonesia yang memenuhi syarat tertentu, yang diangkat berdasarkan perjanjian kerja untuk jangka waktu tertentu dalam rangka melaksanakan tugas pemerintahan,”pungkasnya.
Sementara itu, Camat Cicurug, Ading Ismail mengatakan, intinya bahwa mereka yang tadinya bekerja sebagai honorer kini sudah naik statusnya menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK)
“Mudah-mudahan pegawai ini bisa meningkatkan disiplin, prestasi, dedikasi, loyalitas serta patuh kepada pimpinan yang mengangkatnya dalam hal ini yaitu Bupati sebagai pimpinan Kepala Daerah,” ungkapnya.
Dirinya berharap, kedepannya mereka mampu meningkatkan kualitas pendidikan. Karena kunci pembangunan yaitu bagaimana pendidikan itu bisa berhasil.
“Yaitu melalui karakter bangsa, perilaku serta sikap, mudah-mudahan melalui pembinaan guru-guru ini bisa terwujud,” singkatnya.
Reporter: Usep Suherman
Redaktur: Yanto





