BERITASUKABUMI.ID – UJ alias Jalal (55) menjadi korban pembacokan oleh pelaku yang berinisial P (40) hingga meninggal dunia. Keduanya merupakan warga Kampung Sindangresmi RT 05/06, Desa Kutajaya, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi.
Sampai saat ini, motif pembunuhan sadis itu belum diketahui penyebabnya. Tapi menurut informasi, saat korban sedang menebang pohon bambu tiba-tiba pelaku datang sambil berteriak hingga langsung membacok korban dibagian kepalanya.
Berdasarkan informasi dari Ketua RT 05/06, Opang, bahwa pelaku ini mengalami gangguan jiwa. Bahkan sempat dibawa ke Rumah Sakit Cilendek.
“Memang pelaku diduga pernah mengalami gangguan jiwa dan dulu sempat di bawa ke RS Cilendek, namun menurut informasi ia melarikan diri,” ujar Ketua RT 05/06, Opang saat ditemui beritasukabumi.id dilokasi Tempat Kejadian Perkara (TKP), Senin (10/10/22)
Lanjutnya, pelaku bukan sekali ini saja membuat resah warga Sindangresmi, namun tidak sesadis kejadian sekarang ini hingga menewaskan korban jiwa. Semoga kejadian ini tidak terulang kembali kedepannya.
Sementara itu, Ocen (49) rekan kerja korban mengatakan, awal ditemukan korban dalam keadaan bersimbah darah dibawah rumpun pohon bambu. Lalu sempat dibawa ke rumah sakit dan nyawanya tidak tertolong.
“Almarhum baru pertama mulai ikut kerja untuk membersihkan area lahan milik salah satu Perusahaan yang ada di Cicurug. Namun nahas, kejadiannya malah seperti ini,” ujarnya.
Sebetulnya, pekerjaan pembersihan area lahan ini dikerjakan oleh salah satu CV sebagai kontraktor yang akan melaksanakan pemasangan pagar tersebut.
“Jadi sebelum melakukan penggalian untuk pondasi, pihak kontraktor meminta kepada pihak RT setempat untuk penambahan pekerja,” bebernya.
Namun tanpa diduga ketika korban menebang pohon bambu, sontak membuat pelaku berteriak dan marah, sehingga membuat para pekerja kabur meninggalkan lokasi.
“Semua pada lari kabur ketakutan karena mereka sudah tahu bahwa pelaku pasti membawa golok, tetapi almarhum tidak ikut lari hingga kejadian pembacokan pun terjadi,” kata dia.
“Kini almarhum sudah tiada dan tersangkapun sudah diamankan oleh pihak yang berwajib, tidak ada saksi mata dalam kejadian tersebut,” pungkasnya.
Reporter: Usep Suherman
Redaktur: Herwanto




