BERITASUKABUMI.ID – Kholil (49) seorang Kepala Keluarga (KK) yang hidup bersama istri dan ketiga anaknya tinggal di sebuah kontrakan di Kampung Nyalindung RT 03/04, Kelurahan/Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi dengan kondisi yang cukup memprihatinkan.
Sebelumnya, ia sempat ngontrak di wilayah Desa Nanggerang, Kecamatan Cicurug selama 11 tahun. Hingga dirinya mempunyai identitas kependudukan menjadi warga di Kampung Karang Sirna RT 01/01, Desa Nanggerang, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi.

Untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari, ia berprofesi menjadi tukang jualan mainan anak. Terkadang ia juga ngamen jika jualannya sedang sepi.
“Iya pendapatan dagang mainan gak tentu, kadang dapat Rp40 ribu, itu pun belum di potong modalnya, makanya ketika ngak dagang saya coba ngamen,” ujarnya, Selasa (13/09/22).
Selain menjadi tulang punggung keluarga, ia juga menyempatkan waktu untuk merawat istrinya yang terbaring sakit. Menurutnya, istrinya itu sakit struk sudah 6 bulan.
“Kini hanya dirawat di rumah saja, karena untuk berobat pun tidak ada biaya, ketika saya dagang yang mengurus adalah kedua anak saya yang masih usia 14 dan 11 tahun karena sudah tidak sekolah. Kalau kakaknya sudah kerja dagang es di Depok,” bebernya.
Menurutnya, selama ini, ia pernah menerima Bansos dari Pemerintah, namun sudah beberapa bulan sudah tidak lagi menerima bantuan tersebut.
“Saya juga gak tahu kenapa. Dulu sih pernah mendapatkan BPNT 2 kali tapi sampai sekarang gak dapet lagi,” ungkap dia sambil menunjukkan kartu BPNT.
Ia berharap, pihak pemerintah atau pihak lainnya bisa membantu meringankan beban kehidupannya. Bahkan, ia berkeinginan istrinya untuk bisa sembuh kembali dan anak-anaknya bisa melanjutkan sekolahnya.
“Saya berharap istri saya bisa sembuh dan anak-anak saya bisa melanjutkan sekolah,” pungkasnya.
Hasil pantauan, Camat Cicurug, Ading bersama Staffnya sudah melihat kondisi keluarga tersebut. Bahkan ia memberikan paket sembako dan sejumlah uang.
Reporter: Usep Suherman
Redaktur: Herwanto





