BERITASUKABUMI.ID – Pembangunan toilet di SMPN 1 Cicurug yang menelan anggaran Rp494.722.OOO itu ternyata untuk 25 unit. Anggaran itu bersumber dari Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi tahun 2022 yang dilaksanakan pekerjaannya oleh CV Adilia.
Kepala Sekolah SMPN 1 Cicurug, Marini ketika ditemui beritasukabumi.id mengatakan, memang yang mengajukan program pembangunan ini yakni dari pihak sekolah melalui Dapodik, karena melihat standar kebutuhan sekolah tentang kebutuhan toilet ini sangat minim sekali.
“Kalau melihat standar kebutuhan kami memang sangat membutuhkan dilihat dari siswa-siswi yang ada sekarang sebanyak 975 murid,” ujarnya, Rabu (07/09/22).
Lanjutnya, mengenai posisi lokasi memang sudah strategis, karena sudah kesepakatan guru-guru, karena jika lokasi toilet di ujung dikhawatirkan jika anak ingin ke toilet ini sangat sulit dan terlalu jauh.
“Jadi posisi sekarang bukan dipaksakan, tapi ini memanfaatkan lahan yang ada agar digunakan untuk toilet,” bebernya.
Menurutnya, rencana pembangunan toilet ini karena sesuai dengan paket, dan perpaketnya itu sebanyak 5. Jadi SMPN 1 Cicurug mendapat 5 paket sehingga hanya dibangun sebanyak 25 toilet dengan anggaran Rp494.722.OOO.
Sementara itu, pengawas lapangan (mandor) CV Adilia, Ruslan mengatakan, pembangunan toilet ini nantinya akan dibuatkan fasilitas kloset duduk sebanyak 2 buah, dan kloset jongkok sebanyak 23 buah serta 25 kran air.
“Adapun ukuran bangunannya 4,25 m x 12 meter sebanyak 20 unit dan yang 1 unitnya lagi ukuran 4,25 x 6 meter,” ujarnya.
Sedangkan yang 4 unitnya lagi tidak memberikan informasi yang mendetail kepada awak media.
Diberitakan sebelumnya, pembangunan toilet di SMPN 1 Cicurug telah menjadi sorotan publik karena menelan anggaran yang cukup fantastis yakni kurang lebih setengah Milyar rupiah.
Bahkan menurut pihak Komite, J.A Subagyo memberikan alasan sangat menyayangkan hal tersebut, karena pembangunan toilet itu dirasa tidak efektif karena dibangun dilahan memang kurang strategis.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada dinas terkait yang telah memberikan program ini, tapi saya rasa pembangunan 50 unit toilet ini tidak efisien karena kita semua tahu lahan di SMPN 1 Cicurug ini sangat terbatas,” ungkap bagyo.
Reporter: Usep Suherman
Redaktur: Herwanto





