BERITASUKABUMI.ID – PT. Kawah Ratu Anak Bungsu telah melaksanakan penanaman 1000 pohon produktif di area tanah enklave kawasan Gunung Salak, sebagai wujud kepedulian terhadap kelestarian lingkungan yang berkelanjutan. Menanam pohon sendiri merupakan bentuk kecintaan manusia terhadap bumi, karena hutan dan pohon yang sehat akan memberikan dampak positif bagi kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.
Pemilik PT. Kawah Ratu Anak Bungsu, H. Burhan, menyampaikan bahwa sebanyak 400 orang yang memiliki Hak Guna Usaha (HGU) tanah enklave di kawasan tersebut telah terlibat dalam kegiatan penanaman ini.
“Selama ini kita yang menggarap tanah enklave juga harus menjaga hutan sebagai bentuk cinta alam dengan cara menanam berbagai pohon yang produktif dan juga vegetasi di hutan agar tetap terjaga – jangan hanya cinta alam tapi menanam pun tidak,” ungkapnya, Rabu (24/12/25).
Berbagai jenis pohon produktif ditanam dalam kegiatan ini, antara lain pohon aren, kemiri, nangka, kelapa, dan jenis lainnya. Menurut salah satu pengelola tanah enklave PT. Kawah Ratu Anak Bungsu, Asep Iskandar, penanaman pohon ini sangat bermanfaat bagi lingkungan sekitar dan masyarakat umum.
“Saya berterima kasih untuk penanaman pohon ini, karena salah satu manfaatnya adalah untuk menyerap air. Misalnya pohon aren, itu sangat baik untuk menyerap air dan punya daya tahan bagus,” katanya.
Asep juga menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan edukasi yang diinisiasi Gubernur Jawa Barat melalui penanaman pohon serentak, yang bertujuan menjadi penyangga vegetasi alam dan ekosistem di area tanah enklave yang berdekatan dengan Taman Nasional Gunung Halimun Salak. “Mudah-mudahan dari penanaman pohon ini membawa dampak positif dan bermanfaat bagi masyarakat kedepannya,” pungkasnya. (Heru Saputra)
Redaktur: Herwanto






